Berita Terkini

Peringati Sumpah Pemuda Ke 97, KPU Kota Yogyakarta Selenggarakan Upacara Bendera

Yogyakarta -  KPU Kota Yogyakarta menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025 pada Selasa (28/10). Upacara diimulai pukul 08.00 WIB, dan  diikuti oleh Ketua, Anggota, Sekretaris, Kasubbag dan Staf Sekretariat KPU Kota Yogyakarta. Upacara dipimpin oleh Pembina Upacara Ketua KPU Kota Yogyakarta  Noor Harsya Aryosamodro., dan Pemimpin Upacara Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum dan Logistik, Rahadiana Puji A Yuni. Pelaksanaan upacara ini untuk meneladani semangat Sumpah Pemuda sebagai wujud komitmen menjaga persatuan dan memperkuat peran generasi muda dalam membangun demokrasi yang berintegritas. Dalam amanatnya, Harsya menyampaikan pesan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir yang mengangkat tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.” Menpora menegaskan pentingnya semangat juang, kejujuran, dan kerja keras generasi muda dalam membangun bangsa. Menpora juga mengingatkan agar generasi muda Indonesia tidak takut bermimpi besar dan tidak takut gagal, sebab pemuda bukan pelengkap sejarah, tetapi penentu sejarah berikutnya. Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Melalui momentum Sumpah Pemuda ini, KPU Kota Yogyakarta  menegaskan komitmennya  selalu memberikan layanan terbaik berlandaskan semangat Sumpah Pemuda.

Dorong Partisipasi Politik, KPU Kota Yogyakarta Sambangi Komunitas Transpuan

Yogyakarta - Minggu (26/10/2025) KPU Kota Yogyakarta menggelar sosialisasi pemilu dan pilkada bagi kelompok rentan (transpuan) di Pondok Pesantren Waria Al Fatah Jetis Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua KPU Kota Yogyakarta dan Kadiv Sosdiklih Parmas SDM sebagai narasumber, staf sekretariat, pimpinan dan santri pondok pesantren serta perwakilan mahasiswa pemerhati masalah sosial. Ketua KPU Kota Yogyakarta, Noor Harsya Aryosamodro menyampaikan pentingnya ruang edukasi sekaligus penguatan bagi para transpuan  agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan percaya diri pada pemilu dan pilkada. “Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk berpartisipasi dalam pemilu tanpa diskriminasi, upaya menjangkau komunitas transpiuan menjadi komitmen penyelenggara pemilu untuk memastikan inklusivitas dan akses yang setara,” tambah Ketua KPU Sementara Kadiv Sosdiklih Parmas SDM KPU Kota Yogyakarta, Agus Muhamad Yasin menyampaikan informasi mengenai tahapan pemilu dan pilkada, tata cara memilih serta pentingnya memastikan data kependudukan terdaftar dengan benar di daftar pemilih tetap. Agus M Yasin juga menegaskan pesan bahwa suara transpuan memiliki arti penting dalam menetukan masa depan demokrasi daerah  maupun nasional. Inklusi politik bukan hanya soal akses, tetapi juga pengakuan bahwa setiap suara layak di dengar. Para peserta menyambut baik kehadiran KPU Kota Yogyakarta dan berharap sosialisasi seperti ini dapat menjadi jaminan bahwa identitas gender  mereka dihormati ketika berada di TPS. (Lea)

KPU Kota Yogyakarta Perkuat Integritas dan Pengawasan: Seluruh Jajaran Ikuti Rapat Maraton Daring dari DIY dan RI

Yogyakarta– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta hari ini tegaskan komitmennya untuk hadirkan Pemilu yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga bersih dan diawasi ketat. Seluruh jajaran Komisioner dan Sekretariat KPU Kota Yogyakarta mengikuti dua agenda rapat daring maraton dari KPU DIY dan KPU RI yang berfokus pada integritas dan pengawasan internal. Seluruh kegiatan berlangsung pada Selasa (21/10/25), mulai pukul 08.00 WIB. Untuk efisiensi dan koordinasi, seluruh jajaran KPU Kota Yogyakarta berkumpul bersama di Pendopo KPU Kota Yogyakarta, mengikuti kedua Zoom meeting tersebut secara bergantian melalui satu perangkat utama. Sesi pertama adalah "Knowledge Sharing dengan Tema Dukungan Sekretariat Menuju Pemilu yang Berintegritas," yang diselenggarakan oleh KPU DIY dan diikuti oleh seluruh KPU Kabupaten/Kota se-DIY. Acara ini secara khusus membahas peran vital Sekretariat, yang mengelola data, logistik, dan administrasi, dalam mendukung integritas Pemilu. Pembahasan ini sangat publik-sentris, sebab integritas KPU Kota Yogyakarta berarti jaminan bagi masyarakat bahwa: Pelayanan Data dan Administrasi akan dilakukan secara profesional. Anggaran dan Logistik akan dikelola secara akuntabel dan transparan. Keterlibatan penuh seluruh jajaran menunjukkan keseriusan KPU Kota Yogyakarta dalam menyamakan persepsi dan standar kerja menuju Pemilu yang bersih dan dapat dipercaya masyarakat. Tanpa jeda panjang, KPU Kota Yogyakarta melanjutkan dengan sesi kedua, yakni Rapat Koordinasi Pengawasan di Lingkungan KPU, yang diselenggarakan oleh KPU RI dan diikuti oleh seluruh KPU se-Indonesia. Fokus rapat ini adalah penguatan mekanisme pengawasan internal. Pengawasan yang ketat sangat penting untuk menjaga nama baik lembaga dan kepercayaan publik terhadap hasil Pemilu. KPU Kota Yogyakarta didorong untuk: Mencegah Pelanggaran atau penyimpangan oleh penyelenggara Pemilu di tingkat bawah. Menjamin Kepatuhan setiap tahapan Pemilu terhadap hukum dan kode etik. KPU Kota Yogyakarta percaya, dengan peningkatan standar integritas dari DIY dan penguatan pengawasan dari RI, kualitas penyelenggaraan Pemilu di kota ini akan semakin optimal, sehingga hak konstitusional setiap warga negara dapat terjamin sepenuhnya. (ParSDM)

Maraton Kerja KPU Yogyakarta: Bereskan Arsip dan Perdalam Pemutakhiran Data Pemilih demi Transparansi

Yogyakarta,  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta gelar hari kerja maraton yang krusial untuk jamin pengelolaan arsip dan mutakhirnya data pemilih bagi warga kota. Bertempat di Pendopo KPU Kota Yogyakarta, rangkaian kegiatan ini berfokus pada penyelesaian administrasi pasca-Pemilu dan penguatan sistem data pemilih. Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari ini menunjukkan komitmen KPU dalam pastikan setiap arsip  dan setiap nama pemilih terkelola secara akuntabel, efisien, dan siap menghadapi tahapan Pemilu dan Pilkada mendatang. Sesi pagi, yang berlangsung pukul 09.00 WIB hingga 11.45 WIB, diisi dengan Rapat Koordinasi Progres Inventarisasi Pemilu dan Pilkada. Rakor ini melibatkan seluruh jajaran Sekretariat KPU Kota Yogyakarta. Fokus utama rapat adalah penuntasan pertanggungjawaban logistik dan inventarisasi aset pasca-Pemilu. Upaya ini sangat penting untuk jaga akuntabilitas penggunaan dana publik dan memastikan seluruh aset negara, termasuk logistik Pemilu, tercatat, diamankan, dan siap digunakan kembali atau dihapus sesuai aturan. Dengan membereskan residu administrasi, KPU dapat memastikan alokasi anggaran ke depan menjadi lebih efisien. Setelah jeda, kegiatan dilanjutkan pada pukul 13.30 WIB dengan sesi Knowledge Sharing Proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan Pengenalan Sidalih. Sesi vital ini dihadiri oleh jajaran komisioner dan seluruh jajaran sekretariat KPU Kota Yogyakarta. PDPB adalah upaya KPU untuk jaga data pemilih tetap akurat setiap saat. Dalam sesi ini, seluruh jajaran dapatkan pelatihan mendalam tentang teknis pemutakhiran data serta penguasaan Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih). Kunci dari sesi ini adalah jaminan bagi publik. Akurasi data pemilih yang dikelola Sidalih adalah jaminan bagi setiap warga negara Kota Yogyakarta untuk mendapatkan hak suaranya tanpa kendala saat Pemilu. Dengan penguatan SDM dalam mengelola Sidalih, KPU berupaya meminimalkan isu data ganda, pemilih pindah, atau pemilih yang telah meninggal agar daftar pemilih selalu bersih dan valid. Melalui maraton kerja ini, KPU Kota Yogyakarta tunjukkan kesiapan total dalam mengelola sumber daya dan data, sehingga kualitas penyelenggaraan Pemilu di masa depan dapat terjaga optimal dan kepercayaan publik tetap tinggi. (sals)

Pelajar SMAN 9 Yogyakarta Praktikkan Demokrasi, KPU Ingatkan Pentingnya Suara Pemilih Pemula

Yogyakarta  – Semangat demokrasi kembali menyelimuti lingkungan pendidikan di Kota Yogyakarta. Hari ini, Senin (13/10/25), SMA Negeri 9 Yogyakarta selenggarakan puncak pesta demokrasi pelajar melalui kegiatan Orasi dan Pemungutan Suara Pemilihan Ketua OSIS. Acara yang digelar di Lapangan Basket SMA N 9 Yogyakarta sejak pukul 07.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Anggota KPU Kota Yogyakarta Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Rendatin), Bapak Zuhad Najamuddin, sebagai bentuk dukungan dan penguatan pendidikan pemilih dini. Plh. Kepala Sekolah SMA N 9 Yogyakarta, Bapak Budi Sarwanto, dalam sambutannya tekankan pentingnya partisipasi aktif siswa dalam proses pemilihan ini. "Mohon semuanya bisa berpartisipasi untuk memberikan suara, memilih yang terbaik di antara yang baik-baik yang sudah dipersiapkan," ajak Bapak Budi Sarwanto. Beliau juga sampaikan apresiasi atas dukungan KPU yang konsisten. "Kepada perwakilan dari KPU, kami mengucapkan terima kasih. Ini adalah event tahunan dan KPU selalu memberikan dukungan kepada SMA 9 Yogyakarta," ujarnya, tegaskan sinergi antara lembaga penyelenggara Pemilu dengan dunia pendidikan. Anggota KPU Kota Yogyakarta, Bapak Zuhad Najamuddin, turut sampaikan motivasi kepada siswa-siswi yang akan gunakan hak suaranya. Beliau ingatkan bahwa Pemilos adalah fondasi bagi masa depan demokrasi bangsa. "Pemilos ini bukan hanya rutinitas dan suksesi belaka, ini adalah sebuah pembelajaran dari demokrasi, dari kalian-kalian yang akan memimpin negara ini," tegas Bapak Zuhad. Beliau berpesan agar siswa gunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab. "Suara Anda, gunakan dengan baik. Jangan ada yang golput, jangan sampai nanti pilihan Anda salah. Buat teman-teman siswa yang hendak memilih, nantinya tolong untuk menyimak debat dan orasi dari calon-calon Ketua OSIS ini." Pesan ini bertujuan mendorong siswa-siswi SMA N 9 Yogyakarta, sebagai pemilih pemula, untuk mengambil keputusan memilih secara cerdas dan rasional, bukan berdasarkan emosi atau faktor non-program. Proses orasi dan pemungutan suara (dilakukan secara e-voting) yang berlangsung tertib diharapkan menjadi bekal penting bagi siswa saat kelak mereka berpartisipasi dalam Pemilihan Umum yang sesungguhnya. (sals)  

Arsip Aman, Pegawai Solid: KPU RI Tekankan KPU Kota Yogyakarta Tuntaskan PR Pasca-Pemilu

Yogyakarta,   – Akuntabilitas dan efisiensi Pemilu menjadi perhatian utama. KPU Kota Yogyakarta terima kunjungan dan pembinaan dari pusat, dipimpin langsung oleh Kepala Biro Logistik KPU Republik Indonesia (RI), Bapak Nur Wakit Ali Yusron, untuk pastikan sisa pekerjaan pasca-Pemilu (post-election) diselesaikan tuntas demi kenyamanan dan keamanan kepentingan publik. Acara pengarahan ini berlangsung pada Jumat (10/10/25) di Pendopo KPU Kota Yogyakarta. Seluruh jajaran Sekretariat KPU Kota Yogyakarta, yang merupakan motor penggerak teknis, hadir menerima arahan. Bapak Nur Wakit Ali Yusron soroti pesan dari Bapak Sekretaris Jendral KPU, Bernad Dermawan Sutrisno, bahwa tugas KPU belum selesai hanya karena Pemilu usai. Ada tanggung jawab besar terkait data dan keuangan publik yang harus diselesaikan. "Pasca-pemilu, kita ini ternyata masih punya banyak PR yang harus diselesaikan, terutama menyangkut residu, laporan-laporan, dan pertanggungjawaban," ujar Bapak Nur Wakit Ali Yusron. Beliau secara tegas meminta pegawai untuk amankan arsip yang bersifat strategis dan penting. Kesiapan arsip dan laporan keuangan memastikan bahwa dana publik yang digunakan untuk Pemilu dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, serta menjamin data historis Pemilu tersedia untuk audit dan kepentingan masyarakat. KPU diminta segera menjalankan Surat Edaran terkait pengamanan dokumen ini. Arahan juga menyentuh aspek internal yang berdampak langsung pada pelayanan publik di masa depan. Bapak Nur Wakit Ali Yusron menekankan dua poin penting antara lain terkait Soliditas dan Pengelolaan Aset. Beliau menekankan perlunya soliditas yang kuat antara Sekretariat dan Komisioner. Tim yang kompak adalah jaminan proses pengambilan keputusan dan teknis di KPU Kota Yogyakarta dapat berjalan cepat dan minim kesalahan, sehingga masyarakat tidak dirugikan.Tak hanya itu, pegawai diingatkan untuk menjaga aset negara maupun aset pribadi yang dipercayakan. Penjagaan aset logistik adalah bagian dari penghematan anggaran negara. Lebih jauh, Kepala Biro Logistik KPU RI juga melakukan pengecekan terhadap kondisi barang-barang pasca-pemilu yang ada di KPU Kota Yogyakarta. Pengecekan ini bertujuan untuk memverifikasi pengelolaan logistik, memastikan aset negara tercatat dengan baik, dan menjadi bagian dari tanggung jawab pertanggungjawaban anggaran. Pembinaan ini tegaskan komitmen KPU Kota Yogyakarta untuk berbenah secara internal, sehingga siap sepenuhnya dalam berikan pelayanan terbaik dan menjamin kualitas demokrasi di Kota Yogyakarta pada tahapan Pemilu yang akan datang. (sals)