Berita Terkini

Kuatkan Soliditas, KPU Kota Yogyakarta Gelar Pembinaan SDM Internal

Yogyakarta, 22 Juli 2025 — Dalam rangka perkuat kapasitas dan sinergi kelembagaan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta gelar kegiatan Pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang diikuti oleh seluruh pejabat dan staf di lingkungan KPU Kota Yogyakarta. Acara berlangsung di Pendopo KPU Kota Yogyakarta, Selasa pagi (22/7). Kegiatan ini hadirkan sejumlah narasumber dari internal KPU, di antaranya Ketua dan Anggota KPU Kota Yogyakarta, Sekretaris KPU DIY, Sekretaris KPU Kota Yogyakarta, serta Kepala Bagian di lingkungan KPU DIY, antara lain Kabag Perencanaan, Data & Informasi; Kabag Sosdiklih, Parmas & SDM; dan Kabag Keuangan, Umum & Logistik. Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua KPU Kota Yogyakarta, yang dalam pesannya tekankan pentingnya menjaga komunikasi dan etika kerja dalam lingkungan internal lembaga. “Saya masih mengingat pesan dari Bapak Sekretaris KPU DIY, bahwa jika ada persoalan internal, sebaiknya diselesaikan secara internal pula. Jangan sampai meluas ke luar institusi. Bagi saya, itu adalah pesan yang sangat bermakna dan perlu kita jadikan pegangan bersama,” ungkapnya. Selanjutnya, Sekretaris KPU DIY berikan arahan sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan organisasi. Ia mengajak seluruh peserta untuk terus mengembangkan diri dengan pendekatan yang fleksibel. “Sebagai manusia, kita perlu memosisikan diri sebagai pembelajar sepanjang hayat. Jangan menjadi pribadi yang kaku seperti bebek yang setangnya terkunci—jalannya hanya berbelok ke kiri atau kanan. Kita perlu fleksibilitas agar bisa tetap berada di jalur yang benar dalam proses belajar,” tuturnya disambut tawa dan antusiasme peserta. Tak lupa, Sekretaris KPU Kota Yogyakarta sampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada Sekretaris KPU DIY, Bapak Tri Tujiana, yang baru saja dilantik menjadi Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah. “Kami banyak belajar dari gaya kepemimpinan Pak Tri Tujiana. Semoga beliau senantiasa sukses dan dimudahkan dalam amanah barunya di Jawa Tengah,” ujarnya dalam suasana penuh haru dan kekeluargaan. Setelah sesi paparan dan diskusi, kegiatan ditutup dengan foto bersama dan makan siang bersama seluruh jajaran KPU Kota Yogyakarta, sebagai bentuk kebersamaan dan soliditas internal. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Yogyakarta berharap dapat terus memperkuat budaya kerja yang inklusif, profesional, serta adaptif terhadap tantangan ke depan. (salsa)

KPU Kota Yogyakarta Tuntaskan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula di 37 Sekolah

Yogyakarta, 18 Juli 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta tuntaskan rangkaian kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di dua sekolah terakhir, yakni SMP Negeri 2 Yogyakarta dan MAN 1 Yogyakarta, Jumat (18/7). Ini merupakan hari kelima sekaligus penutup dari agenda sosialisasi yang digelar selama sepekan penuh di wilayah Kota Yogyakarta. Dengan berakhirnya kegiatan di dua sekolah tersebut, KPU Kota Yogyakarta secara resmi telah selesaikan program sosialisasi di 37 sekolah yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP, SMA, SMK, hingga Madrasah di Wilayah Kota Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk tanamkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda. Materi yang disampaikan disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing, meliputi pengertian Pemilu, pengenalan kelembagaan KPU, pentingnya data pemilih berkelanjutan, hingga peran aktif pemilih dalam menentukan arah bangsa. Tak hanya paparan materi, pendekatan edukatif dilakukan melalui diskusi dan kuis interaktif guna meningkatkan pemahaman siswa secara menyenangkan. Program ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan peserta didik, yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. KPU Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan pemilih ke berbagai lapisan masyarakat, terutama pemilih pemula sebagai aset penting dalam demokrasi Indonesia ke depan. (salsa)

Bangun Generasi Kritis dan Melek Demokrasi, KPU Kota Yogyakarta Beri Pembinaan kepada Ketua Kelas dan OSIS Madrasah se-Kota Yogyakarta

Yogyakarta, 17 Juli 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta terus tunjukkan komitmennya dalam tingkatkan kesadaran politik di kalangan pemilih pemula. Salah satu upaya konkret diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Ketua Kelas dan Ketua OSIS Madrasah yang digelar di Aula Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama strategis antara KPU Kota Yogyakarta dan Kemenag Kota Yogyakarta, dengan libatkan peserta dari berbagai madrasah seperti MAN 1 Yogyakarta, MAN 2 Yogyakarta, MA Mu'allimaat, MA Mu'allimin, Madrasah Muhammadiyah 1 Yogyakarta, serta beberapa madrasah lainnya. Peserta terdiri dari ketua kelas, pengurus OSIS dan MPK, yang memiliki potensi sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing. Acara dibuka dengan penuh semangat oleh Master of Ceremony, dilanjutkan dengan sambutan dari Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Yogyakarta, Hj. Elfa Tsurayya, S. Ag., M. Pd. I. yang tekankan pentingnya keterlibatan siswa dalam kehidupan demokrasi sejak dini. “Demokrasi bukan hanya milik orang dewasa. Anak-anak muda harus belajar sejak sekarang agar kelak menjadi pemimpin yang bijak dan berintegritas,” tutur beliau dalam sambutannya. Hadir sebagai narasumber utama, Erizal, S.Th.I, Anggota KPU Kota Yogyakarta sekaligus Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, yang berikan paparan komprehensif mengenai pentingnya pemilu, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, serta peran strategis KPU dalam menjamin pelaksanaan pemilu yang demokratis. Dalam penyampaiannya, Erizal juga dorong siswa untuk menjadi pemilih aktif dan bertanggung jawab di masa depan, serta turut berperan dalam sampaikan informasi yang benar kepada lingkungan sekitar. Tidak hanya sesi paparan, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif dan kuis edukatif yang membuat peserta antusias. Banyak pertanyaan kritis dilontarkan oleh siswa terkait hak pilih, penyelenggaraan pemilu, hingga cara mencegah hoaks dan manipulasi informasi menjelang pemilu. “Ini bukan sekadar penyuluhan, tapi dialog demokrasi antara KPU dan generasi muda. Mereka menunjukkan daya kritis dan keingintahuan yang tinggi. Kami sangat mengapresiasi,” ujar Erizal. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi dan semangat kebersamaan dalam mendukung demokrasi yang sehat dan inklusif. Kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis KPU Kota Yogyakarta dalam rangka Pendidikan Pemilih Pemula, terutama bagi pemilih pemula yang akan memegang peran penting dalam Pemilu dan Pilkada mendatang. Dengan melibatkan para ketua kelas dan OSIS, diharapkan pesan-pesan demokrasi dapat ditularkan secara efektif di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Yogyakarta tegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama generasi muda, sebagai garda terdepan dalam membangun demokrasi yang cerdas, inklusif, dan partisipatif. (salsa)

Sosialisasi Pendidikan Pemilih Terus Bergulir, 35 Sekolah Sudah Dijangkau

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta kembali lanjutkan rangkaian kegiatan Pendidikan Pemilih Pemula dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Kamis (17/7/25). Memasuki hari keempat, tim KPU sambangi delapan sekolah di berbagai penjuru Kota Yogyakarta, usung semangat edukasi demokrasi sejak usia dini. Sekolah yang menjadi lokasi kegiatan hari ini antara lain SMP Negeri 7 Yogyakarta, SMP Negeri 4 Yogyakarta, SMP Negeri 8 Yogyakarta, SMK Negeri 4 Yogyakarta, MTs Mualimin Yogyakarta, SMK Negeri 7 Yogyakarta, SMA Negeri 4 Yogyakarta, dan SMA Negeri 10 Yogyakarta. Dengan formasi lima tim yang terdiri dari komisioner dan staf sekretariat, KPU Kota Yogyakarta sampaikan materi interaktif dan edukatif kepada peserta didik baru. Materi yang diberikan mencakup pengertian pemilu, pengenalan kelembagaan KPU, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB), serta pentingnya menjadi pemilih yang aktif dan bertanggung jawab. Selain itu, para peserta didik juga diberikan pemahaman mengenai hak konstitusional mereka sebagai pemilih pemula yang telah memenuhi syarat usia dan administrasi kependudukan. Materi disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing sekolah dan dilengkapi dengan sesi kuis interaktif untuk meningkatkan antusiasme dan pemahaman peserta. “Kami percaya bahwa demokrasi harus diperkenalkan sejak dini, agar para peserta didik tidak hanya menjadi pemilih yang datang ke TPS, tetapi juga memahami mengapa dan untuk apa mereka memilih,” ujar salah satu narasumber dari tim KPU Kota Yogyakarta di hadapan para siswa. Antusiasme peserta didik terlihat dari keaktifan mereka dalam jawab kuis dan tanggapi materi yang diberikan. Beberapa guru pendamping menyatakan bahwa kegiatan ini berikan warna baru dalam MPLS, sekaligus menjadi penguatan karakter kebangsaan dalam dunia pendidikan. Rangkaian sosialisasi ini dijadwalkan akan terus berlanjut hingga Jumat (18/7) mendatang, dengan dua sekolah tersisa yaitu SMP Negeri 2 Yogyakarta dan MAN 1 Yogyakarta. Jika seluruh rencana berjalan lancar, maka sebanyak 37 sekolah akan tercakup dalam program ini. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Yogyakarta tegaskan komitmennya untuk membangun kesadaran politik sejak usia sekolah. Edukasi yang terus dilakukan ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu dan Pilkada mendatang. (salsa)

Pendidikan Pemilih Pemula Berlanjut: 27 Sekolah Sudah Tersosialisasi

Yogyakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta lanjutkan komitmennya dalam sukseskan Pendidikan Pemilih Pemula melalui program sosialisasi pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang telah memasuki hari ketiga pada Rabu(16/07/25). Pada hari ketiga ini, tim KPU Kota Yogyakarta laksanakan kegiatan sosialisasi di delapan sekolah di wilayah Kota Yogyakarta. Sekolah-sekolah yang menjadi sasaran pada hari ketiga ini adalah SMA Pangudi Luhur Yogyakarta, SMA Negeri 7 Yogyakarta, SMA Stella Duce 2 Yogyakarta, SMA Negeri 5 Yogyakarta, SMK Negeri 5 Yogyakarta, SMK Negeri 6 Yogyakarta, dan SMA Negeri 6 Yogyakarta. Tim KPU Kota Yogyakarta yang terdiri dari komisioner dan staf sekretariat kembali turun langsung ke lapangan, sampaikan materi interaktif yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan peserta didik. KPU sampaikan topik-topik mengenai pemilu meliputi pengertian pemilu, pengenalan lembaga KPU, proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, hingga pentingnya partisipasi dalam menjaga kualitas demokrasi. Untuk membuat suasana lebih menarik, peserta juga diajak mengikuti kuis seputar pemilu dan demokrasi, yang mendorong keaktifan dan pemahaman lebih mendalam. Dengan selesainya pelaksanaan di hari ketiga, total sudah 27 sekolah di wilayah Kota Yogyakarta yang berhasil dijangkau sejak dimulainya program pada Senin lalu. Antusiasme dan cakupan sekolah sangat tinggi sehingga ada 10 sekolah lagi yang akan dikunjungi dalam dua hari terakhir kegiatan ini. Selain sampaikan materi, KPU Kota Yogyakarta juga ingatkan pentingnya proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Peserta didik yang telah cukup umur diimbau segera melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el) untuk memastikan hak pilihnya pada pemilu mendatang. Program Pendidikan Pemilih Pemula ini jadi salah satu strategi KPU Kota Yogyakarta dalam bumikan literasi demokrasi, tanamkan nilai-nilai partisipasi aktif sejak usia sekolah, serta bangun kesadaran kolektif bahwa pemilu yang berintegritas perlukan kontribusi semua pihak, termasuk generasi muda sebagai pemilih masa depan. (salsa)  

Pendidikan Pemilih Pemula Hari Kedua: KPU Kota Yogyakarta Lanjutkan Sosialisasi Demokrasi dalam MPLS di 11 Sekolah

Yogyakarta — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta lanjutkan program Pendidikan Pemilih Pemula pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua, Selasa (15/07/25). Kegiatan ini sasar 11 sekolah di wilayah Kota Yogyakarta, sebagai wujud komitmen KPU untuk tanamkan pemahaman demokrasi sejak dini kepada peserta didik baru. Sekolah yang menjadi lokasi sosialisasi hari kedua meliputi SMA Negeri 11 Yogyakarta, MA dan MTs Mu'allimaat Yogyakarta, MTs Muhammadiyah Karangkajen, SMP Negeri 1 Yogyakarta, SMP Negeri 3 Yogyakarta, SMK BOPKRI 2 Yogyakarta, SMP Negeri 15 Yogyakarta, MTs Negeri 1 Yogyakarta, SMA Negeri 9 Yogyakarta, dan SMA BOPKRI 1 Yogyakarta. Seperti pada hari pertama, kegiatan ini libatkan tim KPU Kota Yogyakarta yang terdiri dari Komisioner dan staf sekretariat, yang turun langsung ke sekolah-sekolah membawakan materi tentang pengertian Pemilu, peran KPU, dan pentingnya Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Untuk sesuaikan jenjang pendidikan, materi disampaikan dengan bahasa sederhana, interaktif, dan dilengkapi kuis atau tanya jawab yang memancing keaktifan peserta. Dengan selesainya pelaksanaan hari kedua, total sudah 19 sekolah di Kota Yogyakarta yang dapatkan sosialisasi pendidikan pemilih pemula dari KPU Kota Yogyakarta sejak kemarin. Kegiatan ini akan terus berlanjut selama dua hari ke depan untuk menjangkau total 37 sekolah sasaran di wilayah Kota Yogyakarta. Selain berikan materi edukasi, para anggota KPU Kota Yogyakarta juga ajak para peserta didik untuk pahami proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, terutama bagi yang akan berusia 17 tahun atau sudah menikah agar segera mengurus KTP-el sebagai syarat menjadi pemilih pada pemilu mendatang. Melalui program ini, KPU Kota Yogyakarta tegaskan komitmennya untuk bangun demokrasi yang partisipatif dan inklusif dengan libatkan generasi muda sejak dini. Sosialisasi pada masa MPLS menjadi salah satu sarana strategis untuk dekatkan pengetahuan kepemiluan ke dunia pendidikan dan bangun budaya demokrasi yang sehat di Kota Yogyakarta. (salsa)