Rabu Asik, Kita Ng-arsip, KPU Kota Yogyakarta Makin Sip dan KPU Kota Yogyakarta Rapikan Jejak Demokrasi Lewat Pengelolaan Arsip yang Akuntabel
YOGYAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta awali pekan pertama tahun 2026 dengan aksi nyata dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi lembaga. Melalui semangat yang menyegarkan, "Rabu Asik, Kita Ng-arsip, KPU Kota Yogyakarta Makin Sip", seluruh jajaran KPU Kota Yogyakarta turun tangan langsung lakukan penataan dan pengelolaan arsip pada Rabu (07/01/2026). Kegiatan ini menjadi simbol bahwa profesionalisme penyelenggara pemilu tidak hanya terlihat di bilik suara, tetapi juga pada ketertiban administrasi yang menjadi memori kolektif demokrasi warga kota.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengarahan intensif dari jajaran pimpinan yang terdiri dari Ketua, Anggota, serta Sekretaris KPU Kota Yogyakarta di Pendopo KPU Kota Yogyakarta. Dalam arahannya, pimpinan tekankan bahwa arsip merupakan bukti otentik dan aset negara yang harus dijaga keberadaannya. Pengelolaan arsip yang rapi dan sistematis adalah bentuk penghormatan terhadap hak informasi masyarakat. Dengan arsip yang terkelola dengan baik, KPU Kota Yogyakarta jamin bahwa setiap data dan dokumen sejarah pemilu dapat diakses secara cepat dan akurat, sekaligus memudahkan proses audit serta pertanggungjawaban publik. Tak hanya itu, pimpinan garis-bawahi eratnya kolaborasi antar subbag agar terjalinnya pengelolaan arsip yang lancar tanpa hambatan.
Setelah sesi pengarahan, seluruh jajaran pimpinan dan staf bergerak serentak lakukan proses pemilahan, klasifikasi, hingga pengemasan dokumen untuk dipindahkan ke Gudang KPU Kota Yogyakarta. Langkah pemindahan ini bertujuan untuk pastikan dokumen-dokumen penting, baik yang bersifat administratif maupun teknis penyelenggaraan, tersimpan di fasilitas yang layak, aman, dan terorganisir. Melalui semangat "Rabu Asik" ini, KPU Kota Yogyakarta buktikan komitmennya untuk menjadi institusi yang semakin "Sip"—solid, berintegritas, dan profesional—dalam mengelola warisan data demokrasi demi pelayanan publik yang lebih berkualitas. (sals)