Berita Terkini

Gencarkan Pendidikan Pemilih Pemula, MPLS Di Delapan Sekolah Menjadi Awal KPU Kota Yogyakarta Dorong Generasi Muda Sadar Demokrasi Sejak Dini

Yogyakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta mulai rangkaian kegiatan Pendidikan Pemilih Pemula dalam agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA, SMK, dan MAN wilayah Kota Yogyakarta pada Senin(14/07/25). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis KPU dalam tingkatkan literasi politik, tanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini, dan dorong partisipasi pemilih pemula yang cerdas serta bertanggung jawab. Sebagai Langkah awal, sosialisasi pendidikan pemilih sasar delapan sekolah menengah di Kota Yogyakarta, yakni SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, SMA Negeri 2 Yogyakarta, SMK Negeri 3 Yogyakarta, SMA Negeri 1 Yogyakarta, SMK Negeri 2 Yogyakarta, SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta, SMK Negeri 1 Yogyakarta, dan MAN 2 Yogyakarta. Untuk maksimalkan jangkauan dan efektivitas kegiatan, KPU Kota Yogyakarta lakukan sosialisasi dalam lima tim terdiri atas satu Komisioner dan 6–7 orang staf sekretariat. Para tim ini bergerak serentak ke sekolah-sekolah sasaran untuk memberikan materi, diskusi, dan edukasi secara langsung kepada siswa-siswi baru yang sebagian besar akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu dan Pilkada mendatang. Materi sosialisasi yang diberikan meliputi pengertian dan makna Pemilu sebagai sarana kedaulatan rakyat, peran penting pemilih dalam menentukan pemimpin bangsa, pengenalan tugas dan fungsi KPU, serta pentingnya Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Dalam sesi tersebut juga dijelaskan bagaimana pemilih pemula perlu proaktif memastikan data kependudukan mereka lengkap, termasuk melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el) sebagai salah satu syarat utama untuk terdaftar sebagai pemilih. Selain penyampaian materi formal, kegiatan juga libatkan interaksi aktif berupa sesi tanya jawab dan diskusi kelompok untuk menggali pemahaman peserta didik terkait proses pemilu, nilai-nilai demokrasi, serta tantangan dalam menjaga integritas pemilu. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini, banyak yang menyampaikan pertanyaan kritis maupun pendapat terkait pentingnya menggunakan hak pilih secara bijak. KPU Kota Yogyakarta menilai, pendidikan pemilih bagi generasi muda tidak bisa bersifat musiman menjelang pemilu saja, tetapi perlu dilakukan secara berkelanjutan dan sistematis. Melalui jalur pendidikan formal, KPU berharap dapat menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini, membentuk karakter generasi muda yang memahami hak dan tanggung jawab politiknya, dan mendorong lahirnya budaya pemilu yang inklusif, partisipatif, dan berintegritas. Dengan kegiatan ini, KPU Kota Yogyakarta kembali tunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menjadi penyelenggara pemilu dari segi teknis saja, tetapi juga menjadi fasilitator pendidikan demokrasi bagi masyarakat. KPU berharap kegiatan seperti ini terus diperluas dan dapat dukungan dari semua pihak, termasuk sekolah-sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat luas, untuk bersama-sama menciptakan ekosistem demokrasi yang sehat dan inklusif di Kota Yogyakarta. (salsa)

Pilkada Kota Yogyakarta Aman, KPU Sampaikan Apresiasi Kepada Harian Kedaulatan Rakyat

Yogyakarta - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Yogyakarta tahun 2024 yang diselenggara-kan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta dapat berjalan aman, nyaman dan menyenangkan.  "Alhamdulillah saat kampanye Pilkada Yogyakarta tidak ada kendaraan blombongan dan tidak ada tindakan kriminalitas," ujar Ketua KPU Yogyakarta Noor Harsya Aryosamodro, saat bersilalaturahmi dengan Pemimpin Redaksi harian Kedaulatan Rakyat  Dr H Octo Lampito, MPd didampingi Redaktur Pelaksana H. Primaswolo Sudjono SPt di Jalan Margo Utomo 40 Yogya, Rabu (9/7). Saat audiensi, Noor Harsya bersama Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Yogyakarta Agus Muhamad Yasin dan staf sekretariat.   Menurut Noor Harsya, selain silaturahmi KPU Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi kepada KR karena telah menjadi mitra KPU Kota Yogyakarta pada Pilkada Tahun 2024 lalu melalui informasi yang disampaikan. "Nah berbagai imbauan kami untuk menyukseskan pilkada Kota Yogyakarta yang pesannya dapat diterima oleh masyarakat, kemudian masyarakat bersama tim paslon bisa berkampanye dengan aman, nyaman dan menyenangkan, tuturnya. Lebih lanjut dikatakan, sejauh ini selama tahapan-tahapan Pilkada dalam catatan polisi, tidak terdapat adanya tindakan kekerasan.    Dijelaskan, tingkat pemilih Pilkada Kota Yogya dari sebanyak 320 ribu orang hadir mencapai 65 persen. "Para pemilih yang berpatisipasi dalam Pilkada Kota Yogya, merupakan warga Kota Yogyakarta yang telah berusia 17 tahun atau telah menikah yang dibuktikan dengan KTP Elektronik yang sudah terdaftar dalam pemilih tetap atau tidak terdaftar, tapi sudah menunjukkan KTP dan belum masuk DPT berhak memilih," pungkasnya.    Pemimpin Redaksi Harian Kedaulatan Rakyat (KR), Dr H Octo Lampito, MPd, berharap kedepannya Kerjasma antara Kedaulatan Rakyat dengan KPU Kota Yogyakarta dapat ditingkatkan, Dengan pemberitaan yang netral dan kondusif media dapat membantu mewujudkan  Pemilihan yang nyaman dan sejahtera, dan kepala daerah terpilih dengan kontrol dari media  akan membawa legacy / warisan  bagi kemajuan Kota Yogyakarta.    

KPU Kota Yogyakarta Jalin Kolaborasi dengan Balai Dikmenum Yogyakarta untuk Peningkatan Pendidikan Pemilih Pemula

Yogyakarta — Dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih pemula dan menumbuhkan budaya demokrasi sejak dini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta melakukan audiensi ke Balai Pendidikan Menengah Umum (Dikmenum) Yogyakarta pada Senin(7/7/25). Dalam rangka memperkuat program pendidikan pemilih yang menyasar siswa SMA dan SMK di wilayah Kota Yogyakarta, kehadiran Ketua KPU Kota Yogyakarta, serta anggota KPU Kota Yogyakarta, Zuhad Najamuddin dan Agus Muhamad Yasin telah diterima dengan baik oleh Kepala Balai Dikmen Kota Yogyakarta, Maryono, M.Pd, bersama Kepala Seksi Layanan Pendidikan Teknik, Titien Nur Rachmawati. Dalam diskusi yang hangat dan produktif tersebut, Ketua KPU Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas kesediaan Balai Dikmenum membuka ruang kerja sama dalam mendukung penyebarluasan pendidikan pemilih di kalangan pelajar SMA/SMK. Program ini diharapkan mampu menjadi salah satu sarana membekali peserta didik dengan pengetahuan mendasar tentang demokrasi, pemilu, dan pentingnya peran aktif sebagai warga negara. Anggota KPU Kota Yogyakarta, Agus Muhamad Yasin, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai demokrasi tak hanya dalam kegiatan MPLS tapi juga di setiap aspek kehidupan peserta didik. “Demokrasi bisa hadir tidak hanya di MPLS tapi di seluruh aspek kehidupan dan inilah tujuan kami,” ujarnya, menegaskan komitmen KPU Kota Yogyakarta untuk mendukung generasi muda yang cerdas berdemokrasi. Menanggapi hal tersebut, Maryono, M.Pd., selaku Kepala Balai Dikmenum Yogyakarta menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menjelaskan kondisi terkini persiapan sekolah menjelang MPLS. “Rata-rata sekolah sedang menyusun jadwalnya (MPLS) karena juknisnya juga baru terbit kemarin. Nanti bisa kami koordinasikan dengan SMA/SMK yang ada di Jogja untuk kegiatan ini. Ini merupakan kegiatan yang bagus untuk anak-anak didik kami yang berada di tingkat SMA, kami menyambut dengan sangat baik,” tuturnya. Dijelaskan pula bahwa MPLS akan mulai digelar pada tanggal 14 Juli 2025 dan akan berlangsung selama kurang lebih 3 hingga 4 hari. Pelaksanaan MPLS ini akan menjadi momentum strategis bagi KPU untuk menyisipkan pendidikan demokrasi dan sosialisasi pemilu secara langsung kepada para pelajar. Selain membicarakan strategi pelaksanaan sosialisasi di sekolah-sekolah, audiensi ini juga menyoroti pentingnya dukungan lintas sektor dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Anggota KPU Kota Yogyakarta, Zuhad Najamuddin, menekankan pentingnya mendukung peserta didik yang sudah memenuhi syarat usia untuk segera melakukan perekaman KTP elektronik. “Kebetulan tiap 3 bulan kami harus melakukan update data pemilih untuk persiapan pemilu yang akan datang, maka dari itu kami nimbrung di program pendidikan pemilih ini supaya dapat mendorong anak-anak peserta didik yang sudah cukup umur secara hukum perundang-undangan untuk merekam KTP-eL,” jelasnya. Melalui audiensi ini, diharapkan KPU Kota Yogyakarta bersama Balai Dikmenum Yogyakarta dapat menjalin sinergi lebih erat dalam menyukseskan program Pendidikan Pemilih Pemula, tidak hanya sebagai agenda seremonial di MPLS, tetapi juga sebagai gerakan berkelanjutan yang menumbuhkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen KPU Kota Yogyakarta dalam mendorong peningkatan kualitas demokrasi melalui pendidikan politik yang inklusif, informatif, dan partisipatif. (salsa)

KPU Kota Yogyakarta Lakukan Audiensi dengan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Bahas Pendidikan Pemilih untuk Siswa Baru

Yogyakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta laksanakan kegiatan Audiensi dengan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta pada Jumat(4/7/25). Audiensi ini digelar di ruang Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta sebagai bagian dari upaya perluas jangkauan pendidikan pemilih, khususnya bagi pemilih pemula pada momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kota Yogyakarta, Noor Harsya Aryosamodro, Anggota KPU Kota Yogyakarta yang juga Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat & SDM, Agus Muhamad Yasin, serta staf PPNPN KPU Kota Yogyakarta. Kehadiran jajaran KPU Kota Yogyakarta diterima langsung oleh Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Dalam audiensi tersebut, KPU Kota Yogyakarta sampaikan pentingnya berikan pendidikan pemilih kepada siswa-siswi baru, terutama yang akan memasuki usia pemilih pada Pemilu atau Pilkada mendatang. Ketua KPU Kota Yogyakarta tegaskan bahwa pengetahuan tentang demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya partisipasi aktif menjadi bekal penting dalam membangun generasi muda yang cerdas berdemokrasi. “Kami ingin berkolaborasi dengan sekolah dalam kegiatan MPLS untuk memperkenalkan pendidikan pemilih, agar siswa memahami hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara sejak dini,” ujar Noor Harsya. Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta sambut baik inisiatif KPU Kota Yogyakarta dan menyatakan siap fasilitasi kegiatan sosialisasi pada agenda-agenda di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta mendatang. Beliau harap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan siswa tentang pentingnya demokrasi yang sehat dan partisipasi yang bertanggung jawab. Melalui audiensi ini, KPU Kota Yogyakarta komitmen terus perluas jangkauan sosialisasi pendidikan pemilih ke lingkungan pendidikan di Kota Yogyakarta. Diharapkan, sinergi dengan sekolah-sekolah akan menjadi langkah strategis untuk siapkan generasi pemilih yang berintegritas, rasional, dan kritis dalam menggunakan hak pilihnya. (salsa)  

KPU Kota Yogyakarta Gelar Sosialisasi Penyusunan SKP untuk PPPK dan CPNS Serta Penyerahan SK CPNS

Yogyakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta gelar kegiatan Sosialisasi Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) untuk PPPK dan CPNS serta Penyerahan Surat Keputusan (SK) CPNS KPU Kota Yogyakarta pada Jumat(4/7/25). Kegiatan dilaksanakan di Pendopo KPU Kota Yogyakarta dengan dihadiri jajaran KPU DIY dan KPU Kota Yogyakarta. Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris KPU DIY, beserta Kasubbag dan Staf SDM KPU DIY, Ketua KPU Kota Yogyakarta Noor Harsya Aryosamodro, Sekretaris KPU Kota Yogyakarta Srimulyani, Kasubbag dan Staf Subbag Parmas & SDM KPU Kota Yogyakarta, serta para PPPK dan CPNS di lingkungan KPU Kota Yogyakarta. Kegiatan diawali dengan sambutan Sekretaris KPU DIY, Tri Tujiana, yang tekankan pentingnya pemahaman tentang penyusunan SKP sebagai bagian dari upaya penataan kinerja yang terukur dan profesional. Disampaikan pula apresiasi atas dedikasi seluruh jajaran, khususnya PPPK dan CPNS, dalam mendukung penyelenggaraan layanan publik di KPU. “Penyusunan SKP ini bukan hanya formalitas administratif, tetapi menjadi instrumen penting untuk mengukur capaian kinerja secara objektif dan memacu semangat profesionalisme,” tegas Sekretaris KPU DIY dalam sambutannya. Acara dilanjutkan dengan sosialisasi teknis mengenai tata cara penyusunan SKP yang disampaikan oleh tim dari SDM KPU DIY. Peserta diberikan penjelasan detail mengenai format, indikator kinerja, dan prinsip-prinsip penyusunan SKP yang sesuai regulasi terbaru. Diskusi interaktif juga digelar untuk menjawab berbagai pertanyaan dari peserta, terutama PPPK dan CPNS yang baru bergabung. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) CPNS KPU Kota Yogyakarta secara simbolis kepada CPNS yang baru diangkat. Sekretaris DIY, Ketua KPU Kota Yogyakarta, dan Sekretaris KPU Kota Yogyakarta sampaikan ucapan selamat dan berharap para CPNS dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta menunjukkan kinerja terbaik. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Yogyakarta berkomitmen untuk perkuat tata kelola kepegawaian yang akuntabel dan mendukung terciptanya pelayanan publik yang prima. Penekanan pada penyusunan SKP yang baik diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan lembaga penyelenggara pemilu yang unggul dan profesional. (salsa)  

KPU Kota Yogyakarta Gelar Penguatan Kelembagaan untuk Bangun Soliditas dan Pelayanan Publik Terbaik

Yogyakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta gelar Kegiatan Penguatan Kelembagaan pada Jumat(4/7/25), bertempat di kediaman Anggota KPU Kota Yogyakarta, Bapak Zuhad Najamuddin. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Yogyakarta, Sekretaris, pejabat fungsional, para Kasubbag, staf ASN, serta PPNPN di lingkungan KPU Kota Yogyakarta. Kegiatan penguatan kelembagaan ini dirancang untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan koordinasi, dan meneguhkan komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan warnai pertemuan ini, yang diisi dengan diskusi santai mengenai berbagai hal strategis terkait kinerja kelembagaan dan layanan publik. Ketua KPU Kota Yogyakarta, Noor Harsya Aryosamodro, tekankan pentingnya nilai kebersamaan dalam membangun kualitas layanan. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa kerja sama yang solid antarpegawai merupakan salah satu kunci sukses dalam mewujudkan KPU sebagai lembaga pelayanan publik yang profesional dan dipercaya masyarakat. “Kebersamaan adalah salah satu sumber kebahagiaan menuju Pelayanan Publik Terbaik,” ungkap Noor Harsya. Selain bangun keakraban, forum ini juga jadi kesempatan untuk saling ingatkan pentingnya menjaga integritas, tingkatkan etos kerja, dan dorong semangat pelayanan yang inklusif, ramah, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Para peserta juga bahas langkah-langkah untuk tingkatkan komunikasi internal, perkuat koordinasi lintas bagian, serta dukung budaya kerja yang mengedepankan nilai-nilai amanah, tanggung jawab, dan gotong royong. Sekretaris KPU Kota Yogyakarta bersama pejabat fungsional dan staf juga saling tukar ide dan pengalaman terkait tantangan dan peluang dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Harapannya, sinergi yang terjalin akan perkuat kesiapan KPU Kota Yogyakarta dalam laksanakan setiap tahapan pemilu maupun layanan administratif lainnya dengan lebih baik. Dengan semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini, KPU Kota Yogyakarta tegaskan komitmennya untuk senantiasa menghadirkan pelayanan publik yang unggul, akuntabel, dan berintegritas, sekaligus terus menjaga kepercayaan masyarakat sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang profesional dan responsif. (salsa)