Berita Terkini

Wujud Inklusivitas Demokrasi, Ketua KPU Kota Yogyakarta Hadiri Bakti Sosial Peduli Disabilitas di Kemantren Jetis

YOGYAKARTA – Semangat inklusivitas menjadi pilar penting dalam wujudkan pelayanan publik yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini tercermin dalam kegiatan Peduli Disabilitas yang diselenggarakan di Kantor Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, pada Kamis (9/4/2026). Ketua KPU Kota Yogyakarta, Noor Harsya Aryosamodro, hadir secara langsung dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan nyata lembaga penyelenggara pemilu terhadap pemberdayaan kelompok disabilitas di wilayah Kota Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan inisiatif Pemerintah Kemantren Jetis untuk berikan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas dan keluarganya. Dalam agenda tersebut, Ketua KPU Kota Yogyakarta didaulat untuk berikan sambutan sekaligus salurkan santunan dari pihak Kemantren kepada sejumlah keluarga disabilitas yang berdomisili di wilayah Kemantren Jetis. Dalam sambutannya, Noor Harsya Aryosamodro tekankan bahwa hak-hak penyandang disabilitas adalah bagian tak terpisahkan dari agenda demokrasi yang inklusif. Menurutnya, kehadiran KPU dalam kegiatan sosial kemasyarakatan ini bukan sekadar tugas administratif, melainkan wujud tanggung jawab moral untuk pastikan bahwa penyandang disabilitas mendapatkan perhatian yang layak dan setara di masyarakat. Prosesi penyerahan santunan berlangsung hangat dan penuh haru. Masyarakat yang hadir sambut baik perhatian yang diberikan, terutama keterlibatan instansi seperti KPU Kota Yogyakarta yang menunjukkan kedekatan institusi dengan masyarakat akar rumput. Bagi para keluarga disabilitas, dukungan ini menjadi motivasi tambahan untuk tetap berdaya dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial di lingkungan mereka. Bagi warga Kota Yogyakarta, partisipasi aktif Ketua KPU Kota Yogyakarta dalam kegiatan sosial di tingkat kemantren ini berikan sinyal positif bahwa penyelenggara pemilu adalah bagian dari masyarakat yang peduli. Dengan terus bangun kedekatan dan inklusivitas sejak dini, KPU Kota Yogyakarta berharap kepercayaan publik terhadap institusi akan semakin menguat, sekaligus permudah proses edukasi demokrasi yang menjangkau seluruh lapisan warga, tanpa terkecuali. (sals)  

Tajamkan Narasi di Ruang Digital, KPU Kota Yogyakarta Ikuti Knowledge Sharing Jurnalistik dan Media Krisis

YOGYAKARTA – Di era digital yang menuntut kecepatan dan ketepatan informasi, humas mempunyai peran sebagai garda terdepan institusi dalam menyampaikan informasi kepada public, demikian beberapa point penting dalam kegiatan knowledge sharing jurnalistik dan media sosial yang diselenggarakan KPU DIY secara daring dan diikuti jajaran KPU Kota Yogyakarta mulai dari Anggota, Sekretaris, hingga seluruh jajaran staf sekretariat. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Anggota KPU DIY Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Ibu Sri Surani. Dalam sambutannya, Ibu Surani tekankan pentingnya peran media sebagai jembatan utama komunikasi lembaga kepada masyarakat di tengah tuntutan efisiensi kerja. "Di tengah efisiensi yang luar biasa ini, kita hanya bisa menyalurkan informasi secara maksimal melalui media. Media adalah sarana yang murah, efektif, dan efisien. Melalui kegiatan ini, kita akan mengulik lebih dalam bagaimana agar produk informasi kita mampu menembus ruang dan waktu untuk menyebarkan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat," ujar Ibu Surani dalam kutipan pembukanya. Pada sesi pendalaman materi, Viera Mayasari Sri Rengganis menyampaikan materi strategi praktis terkait penulisan jurnalistik yang public sentris serta cara mengelola krisis informasi. Vera tekankan bahwa humas tidak boleh hanya menjadi penyampai pesan, tetapi juga harus mampu menjadi "detektif isu" yang mampu mendeteksi potensi krisis sebelum membesar di ranah publik. Peningkatan kapasitas humas ini merupakan sinyal bahwa KPU berkomitmen untuk transparan, responsif dan berupaya hadir sebagai sumber informasi yang tepercaya, edukatif, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat melalui narasi media yang lebih kreatif dan akuntabel. (sals)

KPU Kota Yogyakarta Sahkan Kartu Kendali SPIP Periode Maret 2026

Yogyakarta  – KPU Kota Yogyakarta melaksanakan Rapat Pleno Pengesahan Kartu Kendali Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Periode Maret Tahun 2026 pada Senin (6/4) di Ruang Serbaguna KPU Kota Yogyakarta. Rapat diawali dengan sambutan Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Ratnas Mustika Sari, yang menegaskan bahwa penerapan SPIP memiliki peran penting dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kartu Kendali SPIP juga menjadi instrumen pengendalian internal untuk mengidentifikasi risiko, memastikan kepatuhan, serta mengevaluasi capaian kinerja di setiap unit kerja. Rapat dipimpin oleh Kasubbag Teknis dan Hukum KPU Kota Yogyakarta, Kholil Ar Rahman, dengan agenda utama melakukan verifikasi dokumen secara menyeluruh. Pemeriksaan mencakup Bagian Kepegawaian, Pengadaan, Aset, serta evaluasi kinerja masing-masing subbagian. Selain itu, dilakukan pula penelaahan pada bagian umum, keuangan, serta dokumentasi dan pelaporan guna memastikan seluruh dokumen pendukung tersedia lengkap dan sesuai ketentuan. Setelah melalui proses verifikasi dan dinyatakan memenuhi persyaratan, rapat pleno dilanjutkan dengan agenda pengesahan. Ketua KPU Kota Yogyakarta membacakan Berita Acara Pengesahan, yang menandai bahwa Kartu Kendali SPIP Periode Maret Tahun 2026 resmi ditetapkan. Selanjutnya, di tutup dengan penandatanganan Berita Acara Pengesahan oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Yogyakarta sebagai bentuk pengesahan dan pertanggungjawaban atas hasil rapat pleno yang telah dilaksanakan.

Jamin Hak Pilih Warga, KPU Kota Yogyakarta Tetapkan 328.272 Pemilih dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

YOGYAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta sukses selenggarakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026. Bertempat di Pendopo KPU Kota Yogyakarta pada Kamis (2/4/2026), agenda krusial ini menjadi tonggak penting dalam menjaga akurasi basis data pemilih di wilayah Kota Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur strategis guna pastikan transparansi dan validitas data. Hadir langsung dalam pertemuan tersebut Ketua KPU DIY, dan jajaran Bawaslu Kota Yogyakarta , KODIM 0734, serta Polresta Kota Yogyakarta. Turut hadir perwakilan dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Yogyakarta dan Rumah Tahanan Kelas IIA Yogyakarta, serta jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta yang meliputi Dinas Sosial, Disdukcapil, Kementerian Agama, hingga Bakesbangpol. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kota Yogyakarta, Noor Harsya Aryosamodro, yang tekankan pentingnya sinergi lintas sektoral dalam kawal kedaulatan pemilih. Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan rekapitulasi yang disampaikan oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Zuhad Najamuddin. Berdasarkan hasil rekapitulasi PDPB Triwulan I Tahun 2026, KPU Kota Yogyakarta tetapkan total pemilih sebanyak 328.272 jiwa, dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 157.250 orang dan pemilih perempuan sebanyak 171.022 orang. Dinamika data ini mencatat adanya penambahan Pemilih Baru sebanyak 6.866 jiwa (3.320 laki-laki dan 3.546 perempuan). Di sisi lain, KPU juga lakukan pembersihan data terhadap pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 4.545 jiwa (2.152 laki-laki dan 2.393 perempuan), baik karena alasan meninggal dunia maupun perubahan status kependudukan lainnya. Selain itu, tercatat sebanyak 8.205 pemilih melakukan Perubahan Data (3.388 laki-laki dan 4.817 perempuan) guna selaraskan elemen data kependudukan terbaru. Langkah pemutakhiran berkelanjutan ini merupakan wujud nyata komitmen KPU Kota Yogyakarta dalam sediakan data yang akurat dan berkualitas untuk pemilu mendatang. Dengan keterlibatan aktif dari berbagai instansi terkait, KPU Kota Yogyakarta berupaya minimalisir kendala administratif dan jamin bahwa setiap warga negara yang memenuhi syarat tetap terlindungi hak pilihnya dalam sistem demokrasi yang transparan dan inklusif. (put | sals)  

Pererat Silaturahmi Pasca-Lebaran, Keluarga Besar KPU Kota Yogyakarta Gelar Syawalan dan Kunjungan ke KPU DIY

YOGYAKARTA – Semangat kemenangan Idulfitri selimuti lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta pada Senin pagi (30/3/2026). Mengawali hari kerja pertama dengan penuh khidmat, seluruh jajaran pimpinan mulai dari Ketua, Anggota, Sekretaris, hingga staf sekretariat berkumpul di Pendopo KPU Kota Yogyakarta untuk laksanakan agenda Syawalan dan Halalbihalal. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Anggota KPU Kota Yogyakarta, Zuhad Najamuddin. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, Zuhad pimpin pembacaan Ikrar Syawalan yang diikuti dengan khusyuk oleh seluruh peserta apel. Ikrar ini bukan sekadar tradisi, melainkan simbol komitmen bersama untuk saling memaafkan dan membersihkan hati guna memulai lembaran kerja baru yang lebih berintegritas. Setelah apel usai, acara berlanjut dengan ramah tamah dan makan bersama di Pendopo KPU Kota Yogyakarta. Agenda makan bersama ini dipandu oleh Ketua KPU Kota Yogyakarta, Noor Harsya Aryosamodro, bersama Sekretaris KPU Kota Yogyakarta, Srimulyani. Dalam kesempatan tersebut, pimpinan tekankan bahwa kekuatan KPU Kota Yogyakarta terletak pada soliditas dan harmoni antarpersonal. Keceriaan dan kehangatan tampak jelas saat seluruh jajaran saling bertegur sapa dan nikmati hidangan khas Lebaran. Tradisi ini dipandang penting untuk cairkan kekakuan birokrasi dan bangun rasa saling memiliki di antara seluruh pegawai, sehingga tercipta lingkungan kerja yang suportif dan nyaman. Tak berhenti di lingkungan internal, rangkaian syawalan ini dilanjutkan dengan agenda kunjungan ke kantor KPU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kunjungan ini dimaksudkan untuk lakukan silaturahmi kepada jajaran pimpinan KPU Provinsi sekaligus perkuat koordinasi berjenjang pasca-hari raya. Momentum Halalbihalal ini merupakan jaminan bahwa KPU Kota Yogyakarta kembali beroperasi dengan energi positif dan kesolidan yang penuh. Dengan semangat "kembali ke fitrah", KPU Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus hadirkan pelayanan publik yang transparan, profesional, dan humanis bagi seluruh warga Kota Yogyakarta dalam setiap tahapan pemilu yang akan berjalan. (sals)

Transisi Pasca-Lebaran, KPU Kota Yogyakarta Gelar Rapat Daring Persiapan WFO dan Halalbihalal

YOGYAKARTA – Akhiri masa libur Idulfitri dan bersiap kembali ke rutinitas pelayanan publik, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta selenggarakan rapat koordinasi strategis secara daring pada Jumat (27/3/2026). Rapat yang dilangsungkan melalui media Google Meet ini fokuskan pembahasan pada persiapan teknis pemberlakuan kembali skema Work From Office (WFO) serta rencana agenda Halalbihalal keluarga besar KPU Kota Yogyakarta. Kegiatan yang diikuti oleh Ketua, Anggota, Sekretaris, serta seluruh jajaran staf sekretariat ini berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan meski terpisah jarak. Pertemuan daring ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Yogyakarta, Noor Harsya Aryosamodro, didampingi Sekretaris KPU Kota Yogyakarta, Srimulyani. Awali jalannya rapat, Ketua dan Sekretaris KPU Kota Yogyakarta secara bergantian menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh jajaran. Momentum ini digunakan sebagai ajang saling memaafkan dan membersihkan hati pasca-Ramadan. "Selamat Lebaran bagi rekan-rekan semua. Kami memohon maaf lahir dan batin apabila selama masa koordinasi kerja, baik yang dilakukan secara luring maupun daring, terdapat kesalahan maupun kekhilafan yang disengaja maupun tidak disengaja. Semoga semangat kemenangan ini menjadi energi baru bagi kita," ungkap Harsya dalam sambutannya. Agenda utama rapat kemudian berlanjut pada pembahasan teknis transisi dari masa kerja fleksibel kembali menuju skema WFO penuh. Sekretaris KPU Kota Yogyakarta, Srimulyani, tekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental seluruh staf untuk kembali ke kantor guna pastikan seluruh layanan administratif dan kepemiluan berjalan normal dan optimal. "Kembalinya kita ke kantor (WFO) harus dibarengi dengan kedisiplinan dan semangat pelayanan yang lebih segar. Segala tugas yang sempat terkoordinasi secara jarak jauh kini harus segera disinkronkan kembali di meja kerja masing-masing agar target-target triwulan ini tercapai tepat waktu," tegas Srimulyani. Selain bahas kembalinya aktivitas perkantoran, rapat ini juga rumuskan rencana pelaksanaan acara Halalbihalal internal. Agenda ini dipandang penting sebagai sarana memperkuat soliditas dan harmoni antarseluruh pegawai KPU Kota Yogyakarta setelah menjalani masa libur panjang. Kesiapan KPU Kota Yogyakarta dalam mengatur transisi kerja pasca-lebaran ini merupakan jaminan bahwa pelayanan publik di sektor demokrasi tidak akan kendur. KPU tunjukkan bahwa meski dalam suasana hari raya, profesionalisme dan perencanaan kerja tetap menjadi prioritas utama demi memberikan pelayanan yang berkelanjutan bagi warga Kota Yogyakarta. Rapat daring ditutup dengan kesepakatan jadwal operasional kantor dan persiapan logistik untuk acara Halalbihalal yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat sebagai pembuka lembaran kerja yang baru. (sals)