Berita Terkini

KPU Kota Yogyakarta dan Bawaslu Kab. Bantul Bedah Tantangan Demokrasi di STPMD APMD Bekali Mahasiswa Hadapi Dinamika Elektoral

YOGYAKARTA – Menutup penghujung tahun dengan semangat literasi politik, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta hadir untuk sapa dunia akademik dalam agenda Kuliah Praktek Mata Kuliah Sistem Kepartaian dan Pemilu yang digelar di Ruang M. Soetopo, STPMD "APMD" Yogyakarta, pada Senin (29/12/2025). Mengangkat tema strategis "Teori, Praktik, dan Tantangan Demokrasi Elektoral", kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara teori yang dipelajari mahasiswa di kelas dengan realitas kompleksitas penyelenggaraan pemilu di lapangan, sehingga lahir generasi muda yang kritis dan paham akan esensi demokrasi.

Hadir sebagai narasumber dalam forum ilmiah tersebut adalah Anggota KPU Kota Yogyakarta yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Erizal, S. Th. I. . Dalam pemaparannya, Erizal bedah secara mendalam bagaimana regulasi teknis diimplementasikan di lapangan serta berbagai kendala operasional yang sering kali muncul dalam mengawal suara rakyat. Sinergi penyelenggara pemilu semakin terlihat kuat dengan kehadiran Muh. Rifqi Nugroho dari Bawaslu Kabupaten Bantul yang berikan perspektif dari sisi pengawasan, ciptakan diskusi dua arah yang komprehensif bagi para mahasiswa mengenai keseimbangan antara eksekusi teknis dan ketatnya pengawasan demi menjaga integritas pemilu.

Partisipasi KPU Kota Yogyakarta dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata pendekatan dalam mencerdaskan pemilih, khususnya dari kalangan mahasiswa yang merupakan agen perubahan. Dengan memahami tantangan nyata dalam demokrasi elektoral, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi mitra strategis dalam memberikan edukasi politik yang sehat di lingkungan masyarakat. KPU yakini bahwa penguatan pemahaman demokrasi di tingkat perguruan tinggi adalah investasi penting untuk memastikan proses transisi kepemimpinan di masa depan tetap berjalan pada koridor hukum dan moralitas yang tinggi, selaras dengan semangat Yogyakarta sebagai kota pendidikan yang demokratis. (sals)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 37 kali