KPU Kota Yogyakarta Fasilitasi Pendidikan Pemilih Untuk Segmen Pemilih Pemula
Yogyakarta - Dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat melalui pelaksanaan Fasilitasi Pendidikan Pemilih, KPU Kota Yogyakarta menggelar Kegiatan Pendidikan Pemilih untuk Segmen Pemilih Pemula dengan tema ”Partisipasi Pemilih Pemula dalam Pemilu dan Pemilihan 2024” bekerjasama dengan Forum Komunikasi Pengurus Osis (FKPO) Kota Yogyakarta bertempat di Science Centre Taman Pintar, Selasa (4/10/2022). Acara dibuka dengan sambutan Kepala Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta, Ibu Dra. Triana Purnamawati, MM yang disampaikan melalui video. Balai Pendidikan Menengah mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU Kota Yogyakarta, berkaitan dengan pendidikan pemilih untuk segmen pemilih pemula. Peran pemilih pemula sangat strategis di pemilu 2024 untuk menentukan nasib bangsa ke depan. Sebagai pengalaman pertama ikut pemilu, bisa menjadi pengalaman yang menarik dan mengajarkan peran serta secara nyata dari pemilih pemula. Dalam sambutannya Ketua KPU Kota Yogyakarta, Hidayat Widodo menyampaikan Sosialisasi yang dilaksanakan menyasar beberapa segmen yaitu sosialisasi bagi pemilih pemula, pemilih difabel dan pemilih perempuan. Pendidikan pemilih yang dilaksanakan pada hari ini menyasar segmen pemilih pemula, berharap dengan adanya pendidikan pemilih (diklih) ini pemilih pemula tidak skeptis terhadap proses demokrasi di Indonesia. Pemilih Pemula diharapkan berperan aktif untuk mensukseskan pemilu 2024. Kegiatan Pendidikan Pemilih Segmen Pemilih Pemula dipandu oleh moderator Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Bashori Alwi. Narasumber pertama, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM , Frenky Argitawan Mahendra menyampaikan materi yang berkaitan dengan Tahapan Pemilu 2024, urgensi dan tips menjadi pemilih yang cerdas, serta peran penting pemilih pemula dalam Pemilu Serentak Tahun 2024. Dalam kesempatan tersebut turut di sosialisasikan aplikasi mobile Lindungi hakmu untuk mengecek data pemilih. Sementara itu Narasumber lain Moch Edward Trias Pahlevi dari Komite Independen Sadar Pemilu (KISP) menyampaikan materi berkaitan dengan Peran Pemilih Pemula dalam Pemilu dan Pemilihan 2024. Pemilu merupakan sarana pemberian kedaulatan rakyat. Kedaulatan rakyat ini diserahkan sebagian saja kepada para penguasa, karena kedaulatan rakyat yang sesungguhnya tetap ada ditangan rakyat. Oleh Karena itu partisipasi pemilih pemula dalam pemilu dan pemilihan dapat berfungsi sebagai legitimasi politik, mengurangi kecurangan dalam pemilu, dan juga dapat menghasilkan pemimpin yang pro terhadap kepetingan masyarakat. Setelah penyampaian materi dilanjutkan dengan diskusi dan pertanyaan dari para siswa/ siswi kepada narasumber dan cukup seru seperti pertanyaan bagaimana mengatasi politik kotor yang dilakukan oleh oknum dan pelanggaran yang tidak pantas dilakukan, seperti politik uang dan korupsi. Fasilitasi Pendidikan Pemilih merupakan salah satu program kerja nasional yang ditargetkan KPU dengan tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Program ini digagas tidak hanya untuk meningkatkan kuantitas partisipasi pemilih tapi juga untuk meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak tahun 2024. (Her)