Berita Terkini

Relawan Demokrasi Sosialisasi Pemilu di Rutan Kelas II A Yogyakarta

Yogyakarta, Sebanyak 100 warga binaan penghuni Rutan kelas II A Yogyakarta mengikuti sosialisasi yang digelar Relawan Demokrasi (Relasi) basis Berkebutuhan Khusus pada Sabtu (23/2) Sosialisasi ini adalah rangkaian dari program kerja Relasi basis berkebutuhan khusus yang salah satu sasarannya adalah masyarakat yang memiliki hak pilih yang berada di dalam rutan. Hayun, salah seorang Relasi dari basis berkebutuhan khusus Sosialisasi diisi materi pemilu meliputi pengertian pemilu, pentingnya pemilu, tantangan pemilu, hak dan syarat memilih, DPT, DPTb, DPK, surat suara yang didapat, cara mengecek hak pilih, parpol-caleg-capres cawapres yang mengikuti pemilu.   Hayun juga mengatakan dari sekian warga binaan yang ada didalam rutan, banyak di antara mereka juga yang memiliki domisili dari luar Kota Yogyakarta. Oleh karena itu dikesempatan yang baik, Relasi menysosialisasikan berapa jenis surat suara yang akan mereka peroleh saat menggunakan hak pilihnya di TPS pindah memilih. Pada kesempatan itu Relasi juga membagikan brosur, leaflet hingga mendokumentasikannya sebagai pertanggungjawaban administrasi ke KPU Kota Yogyakarta. (WS)

KPU Kota Yogyakarta Bersama Relawan Demokrasi Sambangi Rutan Kelas II A Yogyakarta

Yogyakarta, Sebanyak 100 warga binaan penghuni Rutan kelas II A Yogyakarta mengikuti sosialisasi yang digelar Relawan Demokrasi (Relasi) basis Berkebutuhan Khusus pada Sabtu (23/2) Sosialisasi ini adalah rangkaian dari program kerja Relasi basis berkebutuhan khusus yang salah satu sasarannya adalah masyarakat yang memiliki hak pilih yang berada di dalam rutan. Panji Wicaksono Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan kelas II A mewakili kepala rutan kelas II A, menyampaikan dalam sambutannya seluruh warga binaan rutan harus menyalurkan hak pilihnya pada 17 April 2019 mendatang. Jika ada hal yang ingin diketahui maka langsung bertanya di hari ini juga. Panji juga menyampaikan jangan sampai tidak nyoblos/golput pada hari pelaksanaan. Komisioner KPU kota Yogyakarta yang juga hadir di rutan kelas II A Yogyakarta juga menyampaikan seluruh warga binaan juga mempunyai hak pilih dan dapat menyalurkan di TPS rutan kelas II A pada 17 April mendatang. Pada kesempatan itu Relasi juga membagikan brosur, leaflet hingga mendokumentasikannya sebagai pertanggungjawaban administrasi ke KPU Kota Yogyakarta. (WS)

KPU Kota Yogyakarta Pleno DPTHb

Yogyakarta, Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta melaksanakan Pleno DPTHb Minggu (17/2) di Hotel Gallery Prawirotaman Yogyakarta. Hidayat Widodo selaku Ketua KPU Kota Yogyakarta dalam sambutannya mengapresiasi atas terlaksananya pleno DPTb di tingkat kecamatan dan kelurahan di wilayah Kota Yogyakarta. Hidayat juga menyampaikan Penetapan DPTb ini kami membuka A5 Corner untuk melayani pindah memilih bagi mahasiswa yang ada di wilayah Kota Yogyakarta karena keadaan tertentu karena belajar atau tugas bekerja sehingga tidak bisa menggunakan hak pilihnya di daerah asal lalu kita cek dan terdaftar di DPT asal maka bisa menggunakan hak pilihnya di Wilayah Kota Yogyakarta. Siti Nurhayati Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Yogyakarta Mengatakan Untuk rekap DPTHP-2 yang ditetapkan pada tanggal 9 Desember 2018 sebesar 309.469 pemilih, sedangkan jumlah pemilih tambahan (DPTb) masuk sebanyak 3.350 pemilih dan pemilih keluar sebanyak 813 pemilih sehingga jumlah pemilih DPT dan DPTb Kota Yogyakarta sebanyak 312.006 pemilih. (WS)

Lapas Perempuan tidak lepas dari Sosialisasi Relawan Demokrasi

Yogyakarta, Sebanyak 100 warga binaan penghuni LPP klas II B Yogyakarta mengikuti sosialisasi yang digelar Relawan Demokrasi (Relasi) basis Berkebutuhan Khusus pada Sabtu (16/2) Sosialisasi ini adalah rangkaian dari program kerja Relasi basis berkebutuhan khusus yang salah satu sasarannya adalah masyarakat yang memiliki hak pilih yang berada di dalam rutan. Anisah, salah seorang Relasi dari basis berkebutuhan khusus menjelaskan bahwa pada dasarnya warga binaan didalam rutan sangat antusias untuk berpartisipasi pada Pemilu 2019. Anisah juga mengatakan dari sekian warga binaan yang ada didalam rutan, banyak di antara mereka juga yang memiliki domisili dari luar Kota Yogyakarta. Oleh karena itu dikesempatan yang baik, Relasi menyosialisasikan berapa jenis surat suara yang akan mereka peroleh saat menggunakan hak pilihnya di TPS pindah memilih. Pada kesempatan itu Relasi juga membagikan brosur, leaflet hingga mendokumentasikannya sebagai pertanggungjawaban administrasi ke KPU Kota Yogyakarta. (WS)

KPU Kota Yogyakarta Bersama Relawan Demokrasi Sambangi Lapas Perempuan II B Yogyakarta

Yogyakarta, Sebanyak 100 warga binaan penghuni LPP klas II B Yogyakarta mengikuti sosialisasi yang digelar Relawan Demokrasi (Relasi) basis Berkebutuhan Khusus pada Sabtu (16/2) Sosialisasi ini adalah rangkaian dari program kerja Relasi basis berkebutuhan khusus yang salah satu sasarannya adalah masyarakat yang memiliki hak pilih yang berada di dalam rutan. S. Dandy Dermawan, PLH Lapas Perempuan dalam sambutannya mengatakan kita harus memberikan hak suara kita dengan cara yang benar dan menghindari hoax   Dandy juga mengatakan seluruh warga binaan memperhatikan sosialisasinya dan jika ada yang belum jelas ditanyakan saat itu juga. Franky, Komisoner KPU Kota Yogyakarta dalam materi yang disampikan mengatakan bahwa semua warga binaan juga memiliki hak pilihnya dan harapanya tetap melakukan pencoblosan di 17 April mendatang. Pada kesempatan itu Relasi juga membagikan brosur, leaflet hingga mendokumentasikannya sebagai pertanggungjawaban administrasi ke KPU Kota Yogyakarta. (WS)

LINMAS HARUS NETRAL DAN PATUH PADA SOP KPU

Kota Yogyakarta – “ Seluruh Linmas yang ada di Kota Yogyakarta harus netral dan patuh terhadap SOP yang diberikan KPU  saat mengamankan TPS”, demikian salah satu isi presentasi Budi Santoso, Kepala Seksi Mobilisasi & Pemberdayaan Linmas Satpol PP dalam acara Peningkatan kemampuan Satuan Perlindungan Masyarakat Kota Yogyakarta Menghadapi Pemilu Serentak 2019, yang digelar Rabu (13/2) di Ruang Setiyaki Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Yogyakarta. Budi juga menyatakan bahwa Pemilu 2019 berbeda dengan Pemilu 2014, untuk itu Linmas harus menjadi orang terdepan yang menyelesaikan keributan atau kehebohan yang ada di TPS. Dikesempatan yang sama, Erizal, Komisioner KPU Kota Yogyakarta memberikan pemaparan terkait tahapan dan kerawanan penyelenggaraan Pemilu serentak 2019 yang harus diantisipasi bersama oleh penyelenggara Pemilu maupun pihak pengamanan diantaranya adalah Linmas, dan juga informasi mengenai banyaknya TPS di Kota Yogyakrta. Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Satpol PP tersebut diikuti oleh Linmas kelurahan se Dapil I yakni dari Mantrijeron, Kraton, dan Mergangsan.