Merajut Harmoni di Bulan Suci: KPU Kota Yogyakarta Gelar Kajian Jumat Pagi untuk Refleksi Diri
YOGYAKARTA – Memasuki pekan ketiga bulan Ramadan, suasana di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta terasa lebih tenang dan teduh. Seluruh pimpinan, komisioner, hingga jajaran sekretariat kembali berkumpul untuk mengikuti agenda rutin Kajian Keagamaan Jumat Pagi (6/3/2026), sebuah upaya kolektif untuk selaraskan ketajaman intelektual dengan kedalaman spiritual dalam menjalankan amanah lembaga.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi keluarga besar KPU Kota Yogyakarta untuk sejenak hentikan kesibukan administratif demi menumbuhkan ketenangan hati. Kebersamaan ini terbagi ke dalam dua kelompok sesuai dengan keyakinan masing-masing, sebagai bentuk nyata dari toleransi dan harmoni di lingkungan kerja.
Di Pendopo KPU Kota Yogyakarta, jajaran pegawai Muslim khusyuk laksanakan tadarus Al-Qur'an dan kajian keislaman yang dipimpin langsung oleh Anggota KPU Kota Yogyakarta, Agus Muhamad Yasin. Dalam lantunan ayat suci yang bergema, pesan-pesan mengenai kejujuran dan amanah dalam bekerja menjadi refleksi utama yang diharapkan mampu mengalir dalam setiap tugas kepemiluan yang diemban.
Sementara itu, di ruang Sekretaris KPU Kota Yogyakarta, jajaran pegawai Nasrani mengikuti sesi kajian agama yang dipimpin oleh Sekretaris KPU Kota Yogyakarta, Srimulyani. Momentum ini diisi dengan doa bersama dan perenungan iman, yang menitikberatkan pada nilai-nilai kasih, pengabdian, serta integritas dalam melayani masyarakat Kota Yogyakarta.
Potret toleransi ini menjadi pesan penting bahwa KPU Kota Yogyakarta adalah institusi yang junjung tinggi keberagaman dan nilai moral. KPU tidak hanya fokus pada pemungutan suara, tetapi juga bangun budaya kerja yang inklusif dan beradab. Kedamaian yang dipupuk di internal lembaga diharapkan dapat terpancar keluar, menciptakan kepercayaan publik yang lebih kokoh terhadap KPU sebagai penyelenggara pemilu yang kredibel dan berintegritas. (sals)