Berita

February12

KPU Kota Yogyakarta Gelar Uji Publik Dapil Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta menggelar Uji Publik Usulan Daerah Pemilihan (Dapil) dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kota Yogyakarta dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Hotel Santika, Sabtu (10/2/2018).

Terdapat tiga usulan dapil yang dipaparkan oleh KPU Kota Yogyakarta. Dapil Pertama sama seperti Dapil pada Pemilu 2014 hanya saja berbeda di jumlah kursi. Pada tahun 2014, untuk Dapil 4 kuotanya adalah 7 kursi dan Dapil 5 kuotanya adalah 9 kursi.

"Untuk draft 1 usulan Dapil untuk Pemilu 2019, Dapil Kota Yogyakarta 4 sebanyak 6 kursi dan Dapil Kota Yogyakarta 5 sebanyak 10 kursi," jelas Ketua KPU Kota Yogyakarta, Wawan Budiyanto.

Selanjutnya, untuk rancangan draft 2 dapil yang semula berjumlah lima diusulkan menjadi enam dapil. "Umbulharjo dan Kotagede dipisah. Masing-masing Dapil 5 untuk Umbulharjo dengan 7 kursi dan Dapil 6 Kota Gede dengan 3 kursi," bebernya.

Sementara itu, untuk rancangan draft 3 yang berubah adalah jumlah kursi yang berada di Dapil 2 dan 4 untuk jumlah kursi yang masing-masing 8 kursi dan 7 kursi.

 

Pada uji publik tersebut, berbagai pihak yang berasal dari perwakilan partai politik (parpol), lembaga, dan juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menuturkan pandangan mereka. Seluruh partai politik menyatakan jawaban yang sama untuk menyetujui rancangan draft 1 karena tidak jauh berbeda dengan Dapil di Pemilu 2014. Satu di antaranya adalah perwakilan dari PKS, yakni Syafii. Ia menuturkan rancangan yang paling sesuai adalah yang draft 1. "Selain itu juga kalau ada perubahan seperti ini terlalu mepet dengan pendaftaran caleg. Hal ini akan menyulitkan partai," bebernya.

Hal serupa juga dikemukakan Perwakilan Pengurus Muhammadiyah Daerah Kota Yogyakarta, Samik Sandi. "Mestinya sejak awal (disosialisasikan). Paling nggak setelah selesai Pemilu bentuk Dapil. Kalau sudah mepet seperti sekarang mending pakai opsi lama," bebernya.

Ia menjelaskan, bahwa konsekuensi yang muncul bila Dapil berubah setahun sebelum Pemilu, maka mereka yang sudah memiliki konstituen akan terhalang kesempatannya untuk dipilih.

Pada rancangan draft 1 terdapat 5 Dapil dengan kuota 40 kursi. Dapil Kota Yogyakarta 1 meliputi Kraton, Mantrijeron, dan Mergangsan dengan kuota 9 kursi. Dapil Kota Yogyakarta 2 meliputi Gondomanan, Ngampilan, Pakualaman, dan Wirobrajan dengan kuota 7 kursi. Dapil Kota Yogyakarta 3 meliputi Gedongtengen, Jetis, dan Tegalrejo dengan kuota 8 kursi. Dapil Kota Yogyakarta 4 meliputi Danurejan dan Gondokusuman dengan kuota 6 kursi. Dapil Kota Yogyakarta 5 meliputi Kotagede dan Umbulharjo dengan kuota 10 kursi. (tribunjogja)